Katacyber.com | Blangpidie – Perayaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah di wilayah Kemukiman Kuta Tinggi, Kecamatan Blangpidie, berlangsung dengan penuh kemeriahan dan antusiasme tinggi dari masyarakat. Berbagai tradisi unik dan inovatif ditampilkan untuk menyambut hari kelahiran kebanggaan umat Islam tersebut, salah satunya melalui gelaran pawai budaya yang mengelilingi pusat Kota Blangpidie dengan membawa aneka hiasan kreatif karya pemuda dan warga setempat.
Pada perayaan tahun 2026 Masehi ini, terdapat sebuah pemandangan ikonis yang sangat menarik perhatian publik. Para pemuda dan warga Desa Babah Lhung tampil berbeda dengan berhasil merakit sebuah replika kapal layar raksasa yang terinspirasi dari serial animasi populer ‘One Piece’. Kapal hias tersebut kemudian diarak keliling kota bersama ribuan masyarakat Kemukiman Kuta Tinggi. Menariknya, replika kapal megah itu tidak dibiarkan kosong, melainkan diisi penuh dengan aneka hidangan nasi, buah-buahan, serta berbagai jenis penganan ringan hasil sumbangan sukarela masyarakat guna memeriahkan tradisi kenduri maulid.
Penjabat (Pj) Ketua Pemuda Desa Babah Lhung, Beni Zulfikar, menyampaikan bahwa inisiatif pembuatan kapal hias ini merupakan wujud nyata rasa syukur masyarakat karena masih diberikan kesempatan untuk kembali memperingati hari kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW. Ia menjelaskan bahwa kelancaran kegiatan tersebut tidak terlepas dari tingginya angka partisipasi dan semangat gotong royong seluruh elemen warga di Kemukiman Kuta Tinggi, khususnya Desa Babah Lhung, yang senantiasa menjaga tradisi pawai ini sebagai agenda budaya tahunan.
Lebih lanjut, Beni mengungkapkan filosofi mendalam di balik pemilihan tema kapal animasi tersebut. Menurutnya, replika kapal layar ‘One Piece’ sengaja dipersembahkan pada tahun ini karena sangat lekat dengan representasi makna persahabatan, kekompakan, dan solidaritas tanpa batas. Melalui momentum peringatan Maulid Nabi ini, nilai-nilai persatuan dan kerja sama antarwarga maupun pemuda diharapkan dapat terus terawat dengan kokoh di tengah kehidupan bermasyarakat.























































Leave a Review