Pemuda Desak Pemkab Gayo Lues Turunkan Alat Berat, Perbaikan Jalan dari Aceh Timur Sudah Tembus Perbatasan

Katacyber.com | Gayo Lues – Akses jalan penghubung antara Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Timur kembali menjadi sorotan publik setelah mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor pascabencana. Kondisi tersebut dinilai menghambat mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi antarwilayah, Jumat (13/03/2026).

Seorang perwakilan pemuda, Jecky, mendesak Pemerintah Kabupaten Gayo Lues agar segera menurunkan alat berat untuk melanjutkan proses perbaikan jalan di wilayah perbatasan kedua kabupaten tersebut.

Menurutnya, tim perbaikan dari Kabupaten Aceh Timur dilaporkan telah menyelesaikan pekerjaan dari sisi wilayah mereka dan saat ini alat berat telah berada di titik perbatasan. Namun proses penyambungan perbaikan belum dapat dilakukan karena dari pihak Gayo Lues belum menurunkan alat berat untuk membuka ruas jalan dari arah wilayahnya.

“Tim dari Aceh Timur sudah bekerja dan sekarang alat berat mereka sudah menunggu di perbatasan. Kami meminta kepada Bupati Gayo Lues agar segera menurunkan alat berat supaya perbaikan bisa disambungkan. Jalan ini sangat vital bagi masyarakat,” ujar Jecky.

Ia menjelaskan, jalur lintas yang menghubungkan wilayah Peureulak, Aceh Timur, dengan Kabupaten Gayo Lues merupakan salah satu akses penting yang selama ini menjadi jalur mobilitas masyarakat.

Selain digunakan untuk aktivitas sosial masyarakat, jalur tersebut juga menjadi lintasan distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta kebutuhan logistik antar daerah.

Menurut Jecky, jika akses jalan tersebut terus terhambat maka dampaknya akan sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama terkait meningkatnya biaya transportasi serta terganggunya perputaran ekonomi di kawasan pedalaman Aceh.

“Ini bukan hanya soal jalan rusak, tetapi juga menyangkut kehidupan ekonomi masyarakat. Banyak hasil pertanian warga yang harus dibawa keluar daerah. Jika jalan terputus, masyarakat yang paling merasakan dampaknya,” katanya.

Berdasarkan laporan dari lapangan, kerusakan pada jalur tersebut terjadi setelah banjir dan longsor yang melanda sejumlah kawasan dalam beberapa waktu terakhir. Material longsor, kerusakan badan jalan, serta kondisi tanah yang labil menyebabkan beberapa titik tidak dapat dilalui kendaraan.

Data sementara menyebutkan kerusakan infrastruktur cukup signifikan. Tercatat setidaknya empat unit jembatan mengalami kerusakan serta sekitar 116 kilometer ruas jalan dari wilayah Aceh Timur hingga perbatasan Gayo Lues terdampak bencana.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah melakukan penanganan darurat dengan menurunkan alat berat untuk membuka kembali akses jalan dari sisi wilayah mereka. Pekerjaan tersebut dilakukan secara bertahap agar jalur transportasi dapat kembali dilalui masyarakat.

Namun hingga saat ini, perbaikan dari sisi Kabupaten Gayo Lues dinilai belum menunjukkan perkembangan yang signifikan sehingga penyambungan jalur di titik perbatasan belum dapat dilakukan secara optimal.

Jecky berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dan meningkatkan koordinasi lintas kabupaten agar proses pemulihan infrastruktur dapat berjalan lebih efektif.

“Kami berharap ada respon cepat dari pemerintah daerah. Jangan sampai masyarakat yang menjadi korban karena lambannya penanganan. Ini soal kepentingan publik,” tegasnya.

Masyarakat di sepanjang jalur lintas Peureulak–Gayo Lues juga berharap perbaikan dapat segera dilanjutkan sehingga aktivitas transportasi kembali normal. Jalur tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu akses penting yang menghubungkan kawasan pesisir timur Aceh dengan wilayah dataran tinggi Gayo.

Dengan alat berat dari Aceh Timur yang telah berada di titik perbatasan, masyarakat kini menantikan langkah cepat dari Pemerintah Kabupaten Gayo Lues agar proses perbaikan dapat segera dilanjutkan dan akses jalan vital tersebut kembali berfungsi.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi