Perumdam Tirta Abdya Capai Target Kinerja 2025, Pendapatan dan Pelanggan Meningkat Signifikan

Katacyber.com | Blangpidie – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil mencapai target kinerja sepanjang tahun 2025, ditandai dengan peningkatan signifikan jumlah pelanggan, pendapatan perusahaan, serta efektivitas penagihan rekening air, Jumat, (09/01/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Tirta Abdya, SM. Riza Arifiandi, menyampaikan bahwa sejak akhir Mei hingga Desember 2025 jumlah pelanggan mengalami lonjakan drastis dari sebelumnya 3.844 pelanggan menjadi 6.561 pelanggan.

“Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Perumdam Tirta Abdya terus membaik,” ujar Riza.

Selain penambahan pelanggan, Perumdam Tirta Abdya juga menangani 509 aduan masyarakat melalui layanan hotline, yang meliputi kebocoran Jaringan Distribusi Utama (JDU), Jaringan Distribusi Bagi (JDB), Sambungan Rumah (SR), serta berbagai permasalahan teknis lainnya. Dari total aduan tersebut, sebanyak 498 aduan berhasil diselesaikan atau mencapai 98 persen.

Dari sisi pendapatan, Riza menjelaskan bahwa sejak Juni hingga Desember 2025 terjadi peningkatan yang sangat signifikan. Sebelumnya, pendapatan perusahaan hanya berkisar Rp 60 juta per bulan, kini meningkat menjadi Rp 148.502.200 per bulan, dengan total pendapatan periode Juni–Desember 2025 mencapai Rp 891.013.200.

Selain itu, efektivitas penagihan rekening air pada periode yang sama mencapai 107 persen, termasuk keberhasilan penagihan piutang lama sebesar Rp 66.955.150.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Perumdam Tirta Abdya juga menambah jumlah karyawan menjadi 35 orang dari sebelumnya hanya 16 orang.

Penambahan tersebut dilakukan guna memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan di seluruh wilayah pelayanan.
Selama menjabat sebagai Plt Direktur, Riza juga menyelesaikan berbagai persoalan krusial, di antaranya permasalahan tarif air minum di Kecamatan Jeumpa serta perbaikan kerusakan instalasi dan asesoris meteran bantuan DAK Air Minum tahun-tahun sebelumnya.

Memasuki tahun 2026, Perumdam Tirta Abdya akan menerapkan sistem manajemen kinerja berbasis Key Performance Indicator (KPI) sebagai alat utama dalam perencanaan, pengukuran, dan evaluasi kinerja perusahaan secara terukur dan berkelanjutan.

“Kami tidak lagi meminta penyertaan modal dari pemerintah mulai tahun 2026 karena secara keuangan perusahaan mulai menuju mandiri. Tahun ini kami menargetkan kontribusi PAD minimal Rp 500 juta, berdasarkan perhitungan dan estimasi pertumbuhan pendapatan,” ujar Riza optimistis.

Selain itu, pihaknya juga menargetkan perluasan cakupan pelayanan ke wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa distribusi, optimalisasi produksi Instalasi Pengolahan Air (IPA) termasuk pengadaan genset untuk IPA Lembah Sabil, serta peremajaan jaringan pipa distribusi yang sudah lama dan rusak.
Namun demikian, Riza mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, seperti maraknya pencurian meteran air serta kondisi JDU dan JDB yang sudah tua dan rusak sehingga mengganggu distribusi air ke rumah pelanggan.

“Kami menyadari masih ada kekurangan dalam pelayanan. Untuk itu kami memohon maaf kepada pelanggan yang belum mendapatkan layanan maksimal,” katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh masukan dan kritik dari masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi untuk peningkatan kinerja di tahun 2026, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan pelayanan publik.

Keberhasilan Perumdam Tirta Abdya tersebut, menurut Riza, tidak terlepas dari dukungan penuh Bupati Aceh Barat Daya Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli, serta seluruh pihak terkait.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya, khususnya Bapak Bupati Safaruddin, atas dukungan penuh sehingga pengelolaan Perumdam Tirta Abdya dapat berjalan maksimal,” pungkasnya.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi