CAD Desak Walikota Illiza Copot Aiyub Dirut PDAM Tirta Daroy, Buntut Bobroknya Pengelolaan PDAM

Katacyber.com| Banda Aceh – Center for Aceh Development (CAD) kembali menyorot masalah bobroknya pengelolaan PDAM Tirta Daroy Banda Aceh, (01/08/2025). Selain itu, CAD juga mempertanyakan standarisasi pemutusan saluran PDAM Tirta Daroy Banda Aceh.

“Bagaimana batas tunggakan dengan konsekuensi pemutusan, ada yang 4 bulan dan ada di luar sana yang menunggak 8 bulan tapi tidak ada pemutusan.” ujar tim Policy Strategist CAD mewakili keluhan warga Banda Aceh.

Selanjutnya, mengenai pemberitahuan keterlambatan pembayaran, ada beberapa waktu petugas tidak memberikan surat keterangan menunggak, namun pada bulan selanjutnya langsung diberikan surat bukti pemutusan.

“Hospitality pengaduan yang arogan dan cenderung memodohi pelanggan PDAM Banda Aceh.” katanya lagi

Dirinya juga menyatakan ada banyak keluhan warga yang tidak pernah menjadi bahan evaluasi serius di internal PDAM Tirta Taroy Banda Aceh, misalnya terkait kinerja tim pemasangan meteran air yang tidak tuntas, sehingga pelanggan kembali mengalami kerugian akibat pipanya tidak tersambung sempurna, ini mendandakan petugas lapangan yang melayani tidak sepenuh hati.

Sementara itu, mengenai tarif PDAM, berdasarkan keluhan warga Banda Aceh, CAD mempertanyakan bagaimana janji politik Walikota Banda Aceh silam, yang menyuguhkan janji kepada masyarakat akan menurunkan tarif PDAM Tirta Daroy, namun pada praktiknya, sebelum berlangsung pemerintahan Illiza-Afdhal, tarif PDAM per kubik sama saja hingga saat ini.

“Jika melihat perbandingan faktur pembayaran tagihan PDAM Tirta Daroy sebelum dan sejak pemerintahan Illiza-Afdhal, bahkan tidak ada penurunan tarif sedikitpun sampai saat ini, hal ini tidak sesuai dengan janji kampanye.” sebut tim Policy Strategis CAD lagi.

Selain itu, CAD juga menemukan berbagai keluhan yang disampaikan warga Banda Aceh di media sosial PDAM Tirta Daroy (@tirdadaroy_BNA) selalu diabaikan oleh pihak internal PDAM tersebut.

CAD menduga ada praktik pembiaran pengelolaan secara bobrok terhadap PDAM Tirta Daroy Banda Aceh, padahal yang menjabat sebagai Dirut PDAM tersebut lebih dari lima belas tahun, namun tetap dibiarkan menjabat tanpa ada prestasi untuk kemaslahatan publik.

“Walikota Illiza jangan biarkan kezaliman terjadi di PDAM Tirta Daroy Banda Aceh. Ada banyak warga Banda Aceh yang ingin sholat tetapi tak ada air untuk berwudhu. Jangankan untuk sholat, untuk kencing saja sulit mendapatkan air. Sudah selayaknya Direktur PDAM Tirta Daroy Banda Aceh T. Novizal Aiyub dicopot dan evaluasi seluruh tim pegawai perusahaan plat merah tersebut.” tutupnya.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi