Katacyber.com | Banda Aceh – PT AKA Sinergi Group, perusahaan hasil kolaborasi Indonesia–Prancis, menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong pembangunan ekonomi Aceh melalui investasi terintegrasi dari hulu ke hilir di berbagai sektor strategis. Sejak 2023, perusahaan ini telah menanamkan investasi pada sektor energi, agroindustri, dan ekowisata, dengan dampak langsung kepada masyarakat lokal. Sabtu, (25/05/2025).
Melalui anak usahanya, PT AKA Aceh Darussalam, pembangunan refinery minyak goreng berkapasitas 500 ton per hari akan dimulai di Blang Naleng Mameh, Lhokseumawe, serta Calang, Aceh Jaya. Groundbreaking direncanakan berlangsung pada pertengahan Juni 2025.
Sektor ekowisata juga menjadi perhatian. PT Aceh Ekowisata Lestari saat ini sedang dalam tahap penyelesaian administrasi pengembangan kawasan konservasi dan wisata berbasis masyarakat di Lhoknga, Aceh Besar.
Sementara itu, melalui PT Aceh Gula Lestari, perusahaan juga sedang membangun industri gula, bioethanol sebesar 40 KLPD, serta pembangkit listrik biomassa berkapasitas 12 MW, dengan dukungan 18.000 hektar lahan tebu yang bekerja sama dengan PT Tusam Hutani Lestari.
“Kami datang dengan visi jangka panjang, bukan sekadar investasi sementara. Kami membangun dari kebun hingga ke pabrik, dari potensi menjadi nilai tambah nyata,” ungkap Abdul Kadir Alatas, Owner PT AKA Sinergi Group.
Ia juga menegaskan pentingnya dukungan dari Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf, terutama dalam hal kepastian lahan, percepatan perizinan, dan pelibatan pelaku usaha lokal.
Investasi PT AKA Sinergi Group diperkirakan akan menyerap lebih dari 5.000 tenaga kerja, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mendorong pemerataan pembangunan, terutama di wilayah barat dan utara Aceh.
“Aceh bagi kami bukan sekadar peluang. Ini adalah tanggung jawab. Kami hadir dengan komitmen penuh untuk menjadi bagian dari masa depan Aceh,” tutup Abdul Kadir.























































Leave a Review