Katacyber.com | Aceh Utara – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Abulyatama (FIKes UNAYA) bersama UNAYA Peduli turun langsung membantu pemulihan korban banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Utara. Aksi kemanusiaan ini dilakukan tidak lama setelah banjir terjadi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Senin, (09/12/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNAYA bersama Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIKes UNAYA, serta didampingi oleh perwakilan Dinas Kesehatan Aceh Utara. Tim yang berjumlah 41 orang, terdiri dari dekan, dosen, dan mahasiswa, menembus akses jalan yang masih tergenang air dan tertutup puing-puing untuk menjangkau lokasi terdampak banjir.
Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan selama satu minggu. Fokus utama kegiatan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan kesehatan warga serta dukungan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan yang terdampak banjir.
Ketua BEM FIKes UNAYA, Mirja, mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan masyarakat pascabanjir cukup memprihatinkan, terutama akibat keterbatasan obat-obatan. “Kami melihat kekurangan obat yang cukup besar, khususnya untuk penyakit umum seperti flu, batuk, dan penyakit kulit akibat genangan air dan lumpur. Karena itu, kami membuka posko kesehatan agar warga tetap bisa mengakses layanan medis,” ujarnya.
Untuk memastikan pelayanan kesehatan menjangkau masyarakat secara merata, FIKes UNAYA membuka Posko Kesehatan UNAYA Peduli di lima puskesmas strategis, yakni Puskesmas Tanah Jambo Aye, Puskesmas Sawang, Puskesmas Lhok Beringin, Puskesmas Baktiya Barat, dan Puskesmas Blang Geuleumpang.
Melalui posko-posko tersebut, tim FIKes UNAYA menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan, antara lain pembagian sembako berupa beras, minyak goreng, dan telur, serta pakaian layak pakai kepada lebih dari 1.000 keluarga korban banjir. Selain itu, tim juga menyalurkan obat-obatan esensial untuk mengisi kekurangan di puskesmas serta diberikan langsung kepada warga yang membutuhkan.
Bantuan lainnya mencakup dukungan logistik bagi pasien rawat inap dan sopir ambulans yang mengalami kesulitan memperoleh makanan, pembersihan serta perbaikan sementara fasilitas kesehatan agar dapat kembali beroperasi, serta pelayanan kesehatan primer berupa pemeriksaan umum dan pemberian obat. Tim juga membantu pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang rawat inap di sejumlah puskesmas terdampak.
Sebagai bagian dari koordinasi pemulihan jangka menengah, FIKes UNAYA juga menyerahkan bantuan secara resmi kepada Dinas Kesehatan Aceh Utara guna mendukung upaya pemulihan layanan kesehatan pascabencana.
Dekan FIKes UNAYA, Dr. Lensony, M.Kes., memastikan keberlanjutan bantuan dengan menempatkan 10 mahasiswa relawan pascabencana di beberapa puskesmas terdampak hingga 10 Januari 2026. Para relawan tersebut akan membantu pelayanan kesehatan sehari-hari, memantau kondisi kesehatan masyarakat, serta memastikan ketersediaan obat-obatan tetap terjaga.
“Kami tidak hanya hadir untuk memberikan bantuan sesaat, tetapi juga ingin bersama-sama bangkit dengan masyarakat. Kehadiran kami diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan dan menguatkan semangat warga Aceh Utara pascabencana,” tutupnya.






















































Leave a Review