DPRK Sabang Dukung Gerakan Pangan Murah, Tekankan Pengawasan Distribusi dan Efektivitas Program

Katacyber.com | Sabang – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang menilai Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Sabang, merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di tingkat masyarakat. Namun, DPRK juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi dan efektivitas program agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

Wakil Ketua DPRK Sabang, H. Albina Arahman, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik pelaksanaan GPM yang dipusatkan di tiga titik di Kota Sabang, yakni Halaman Pujasera Gampong Kuta Timu (Sukakarya), Halaman Masjid Cot Ba’u (Sukajaya), dan Meunasah Paya Seunara (Sukamakmue). Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan hanya bentuk perhatian terhadap rakyat kecil, tetapi juga menjadi indikator sejauh mana kebijakan nasional mampu menyentuh masyarakat di daerah kepulauan.

“Kami di DPRK Sabang mendukung penuh Gerakan Pangan Murah ini. Tapi yang paling penting adalah memastikan agar bantuan dan penyaluran bahan pangan benar-benar tepat sasaran dan tidak hanya bersifat seremonial,” ujar H. Albina, Sabtu (30/8/2025).

Ia menambahkan, DPRK melalui komisi terkait akan melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan GPM, terutama dalam hal distribusi beras, minyak goreng, dan gula agar tidak terjadi penumpukan atau penyalahgunaan oleh pihak tertentu.

“Kita ingin kegiatan seperti ini tidak berhenti di satu momen saja. Pemerintah daerah bersama DPRK harus memastikan kesinambungan dan transparansi, supaya setiap warga yang berhak dapat merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, menyebutkan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap rakyat. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan harga kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah, kegiatan pangan murah serentak ini sangat membantu masyarakat sekaligus diharapkan dapat mencegah inflasi. Harapan kami gerakan ini dapat terus berlanjut hingga Desember agar harga tetap stabil di tengah masyarakat,” ujar Suradji Junus.

DPRK Sabang juga menilai bahwa sinergi antara Pemko Sabang, TNI, Polri, Kejaksaan Negeri, dan Bulog menjadi contoh kolaborasi yang baik dalam menekan inflasi daerah. Ke depan, dewan mendorong agar kegiatan serupa digelar lebih rutin, khususnya menjelang momentum keagamaan dan akhir tahun yang biasanya memicu kenaikan harga bahan pokok.

“Kami berharap gerakan seperti ini menjadi agenda tetap daerah, bukan hanya bagian dari perayaan nasional. Stabilitas harga dan pasokan pangan adalah kebutuhan pokok rakyat yang harus terus dijaga,” tutup H. Albina Arahman.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi