Dek Gam Sorot Polemik Tambang di Beutong Ateuh: Pemerintah Aceh Harus Turun Tangan

Katacyber.com | Banda Aceh – Tokoh pemuda Barat Selatan Aceh, Irvan yang akrab disapa Dek Gam Babahrot, menyoroti aksi penolakan tambang oleh masyarakat Beutong Ateuh, Nagan Raya. Beberapa waktu lalu warga Beutong Ateuh melakukan demonstrasi dan menutup akses jalan sebagai bentuk protes masuknya perusahaan pertambangan ke wilayah mereka.

Dek Gam meminta Pemerintah Aceh segera turun tangan dan memberi perhatian serius kepada masyarakat Beutong Ateuh.

“Kepada pemerintah Aceh saya minta peka, buka mata dan hati terhadap suara masyarakat Beutong Ateuh. Beutong juga bagian dari Aceh,

Dek Gam juga mengingatkan pihak perusahaan agar tidak semena-mena terhadap warga. Menurutnya, aksi demonstrasi yang dilakukan murni untuk menolak tambang, bukan motif lain.

“Dimana pada beberapa waktu lalu masyarakat melakukan demonstrasi untuk menolak perusahaan pertambangan yang masuk wilayah mereka, bukan hal yang lain,” tegasnya.

Salah satu alasan kuat penolakan warga, kata Dek Gam, karena Beutong Ateuh termasuk wilayah rawan bencana. Beberapa bulan lalu daerah itu sudah dilanda bencana sehingga trauma masyarakat belum pulih.

“Mengingat Beutong Ateuh juga termasuk wilayah rawan bencana dimana sudah mereka rasakan beberapa bulan yang lalu sehingga rasa trauma itu belum pulih, perusahaan pertambangan mau merusak hutan Beutong Ateuh,” jelasnya.

Dek Gam berharap Pemprov Aceh melalui Dinas ESDM dan DLHK memfasilitasi dialog antara warga, perusahaan, dan pemerintah daerah. Ia menekankan prinsip keadilan ekologis harus dikedepankan.

“Jangan sampai karena tambang, Beutong Ateuh kehilangan hutan dan harus menanggung bencana lagi,” tutup Dek Gam.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi