Katacyber.com|Banda Aceh – Koordinator Aksi Gerakan Anak Muda Pembela Tanoh Aceh (GAMPATA), Syahputra Ariga menilai kinerja Pemerintah Aceh dalam menangani bencana banjir besar berjalan lamban dan tidak terarah, Senin (02/03/2026).
Syahputra Ariga menyebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Penanganan Bencana sekaligus Kepala Pos Komando, tidak mampu memastikan keterbukaan informasi kepada publik sejak tahap perencanaan hingga realisasi.
“Publik yang baru terkena dampak serius dari bencana yang meluluhkan kehidupan mereka baru- baru ini belum melihat keseriusan dan kinerja yang berkapasitas yang mana seharusnya dilakukan.” ujar Syahputra, (02/03/2026).
Dia juga menilai kebobrokan kinerja Pemerintah Aceh tersebut juga banyak dikaitkan dengan isu yang sedang ramai diperbincangkan publik luas, yaitu dugaan pernikahan siri sekda Aceh yang diduga dilakukan pascabencana.
“Alih-alih masyarakat disuguhi berita tentang pencapaian dan kerja kongkrit, malam di kecewakan oleh isu yang tidak etis dilakukan pejabat penting disaat keadaan genting.” sebut Syahputra.























































Leave a Review