Kucurkan Rp1,92 Miliar, Pemkab Aceh Barat Targetkan Jembatan Gantung Cot Manggie Tuntas Tahun 2026

Foto: Kondisi Jembatan Gantung Cot Manggie Yang Terputus (Doc/Ist)

Katacyber.com | Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan Jembatan Gantung Cot Manggie yang ambruk akibat diterjang banjir dan abrasi sungai pada tahun 2023 lalu. Tahun ini, anggaran sebesar Rp1,92 miliar telah disiapkan guna memastikan proyek vital tersebut kembali berjalan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, menyampaikan bahwa anggaran pembangunan telah diplotkan dalam APBK 2026 dan sudah tayang di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP. Namun, proses tender belum dapat dilakukan karena masih terdapat sejumlah kendala teknis yang perlu diselesaikan.

“Kami memahami kritik dan masukan dari rekan-rekan Wahana Generasi Aceh (Wangsa). Pembangunan ini bukan tidak menjadi prioritas, justru sudah kami siapkan dengan pagu Rp1.920.000.000. Saat ini hanya tinggal penyelesaian kendala teknis sebelum proses tender dilaksanakan, dan insyaallah dalam waktu dekat akan segera ditenderkan,” ujar Fadly, Sabtu (28/2/2026).

Ia menjelaskan, anggaran tahun 2026 difokuskan pada pembangunan abutmen jembatan. Pasalnya, abutmen di sisi Desa Cot Manggie mengalami kerusakan total, sementara yang tersisa hanya abutmen di sisi Desa Manuang Kinco, Kecamatan Panton Reu.

Menurut Fadly, perubahan kondisi sungai menjadi tantangan utama. Bentang sungai yang kini melebar hingga sekitar 200 meter membuat lokasi jembatan lama tidak lagi memungkinkan untuk dibangun kembali. Titik yang dinilai paling ideal berada sekitar 150 meter dari lokasi sebelumnya. Namun, rencana tersebut masih terkendala persoalan lahan yang belum mendapat persetujuan dari warga setempat.

“Kendala ini akan segera kami diskusikan kembali bersama Bapak Bupati Tarmizi untuk mencari solusi terbaik. Harapan kita bersama, pembangunan jembatan penghubung Desa Cot Manggie dan Desa Manuang Kinco ini bisa direalisasikan tahun ini karena sangat dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Fadly juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 lalu, Pemkab Aceh Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp459 juta sebagai tahap awal pembangunan, yakni untuk pengadaan pipa casing baja. Kelanjutan pembangunan tahun 2026 ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana.

Proyek tersebut juga telah diusulkan ke dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) bencana hidrometeorologi, sehingga diharapkan mendapat dukungan penuh dalam proses pelaksanaannya.

Jembatan gantung Cot Manggie sendiri merupakan akses utama penghubung antar desa di Kecamatan Panton Reu. Keberadaannya sangat vital bagi aktivitas masyarakat, mulai dari petani dan pekebun yang mengangkut hasil kebun, hingga anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

“Mudah-mudahan tahun ini bisa segera dibangun dan tuntas. Ini bukan sekadar proyek fisik, tapi menyangkut urat nadi perekonomian dan pendidikan masyarakat,” tutup Fadly. (Red)

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi