Katacyber.com | Blangpidie – Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli, menggelar silaturahmi bersama mantan pimpinan dan anggota DPRK Abdya serta tokoh politik lintas partai untuk membahas pembangunan dan arah kemajuan daerah ke depan. Pertemuan tersebut berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Abdya dalam suasana silaturahmi antartokoh politik dari berbagai generasi, Minggu (20/9/2026).
Sejumlah mantan Ketua DPRK Abdya turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Tgk Hermansyah, Said Samsu, dan Nurdianto. Selain itu, pertemuan juga dihadiri puluhan mantan anggota DPRK Abdya dari berbagai periode serta sejumlah tokoh lainnya.
Dalam sambutannya, Zaman Akli mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi lintas tokoh politik di Abdya, khususnya antara mantan pimpinan dan anggota DPRK dari masa ke masa setelah pelaksanaan kontestasi Pilkada.
Menurutnya, forum tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun komunikasi dan menyatukan berbagai kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pertemuan malam ini merupakan silaturahmi lintas tokoh politik di Aceh Barat Daya, sekaligus silaturahmi antara mantan ketua dan anggota DPRK Abdya dari masa ke masa pasca kontestasi Pilkada,” kata Zaman Akli.
Ia mengatakan, pemerintah daerah membutuhkan dukungan dan partisipasi berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh politik lintas partai, untuk mewujudkan visi pemerintahan Abdya menuju daerah yang lebih maju.
Zaman Akli yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRK Abdya itu berharap para tokoh politik dapat memberikan kontribusi pemikiran serta dukungan terhadap program-program pemerintah, termasuk program prioritas Peukong Agama di Kabupaten Aceh Barat Daya.
Ia menilai, pengalaman para mantan pimpinan dan anggota DPRK dari berbagai periode dapat menjadi masukan dalam memperkuat pembangunan daerah, terutama melalui komunikasi dan pertukaran gagasan antar tokoh.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta menyepakati agar forum silaturahmi dan diskusi lintas tokoh politik tidak berhenti pada pertemuan tersebut. Forum serupa direncanakan kembali digelar secara berkala, sekitar tiga hingga empat bulan sekali.
Forum tersebut diharapkan menjadi wadah komunikasi antartokoh politik lintas partai untuk bertukar pikiran, membahas berbagai persoalan daerah, serta memberikan masukan bagi pembangunan Aceh Barat Daya.






















































Leave a Review