Katacyber.com | Banda Aceh – Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Aceh menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi banjir yang melanda sebagian besar wilayah Aceh dan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, terutama terkait meningkatnya harga sembako dan bahan pokok di beberapa pasar tradisional.
Koordinator Wilayah AMAN Aceh, Syafyuzal Helmi, mengatakan bahwa bencana yang menyebabkan ribuan warga mengungsi dan terputusnya sejumlah akses jalan membuat distribusi logistik dan bahan pangan tidak berjalan optimal. Akibatnya, sejumlah komoditas mengalami kelangkaan dan lonjakan harga yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami menemukan laporan di lapangan bahwa beberapa komoditas seperti cabai, telur, dan bahan pokok lainnya mengalami kenaikan signifikan. Di tengah kondisi masyarakat yang sudah kesulitan akibat banjir, kenaikan harga ini tentu semakin membebani,” ujar Syafyuzal Helmi, Jumat (28/11/2025).
AMAN Aceh meminta Pemerintah Aceh, dinas terkait, serta para pelaku pasar untuk bersinergi menjaga stabilitas harga, memperkuat ketersediaan stok, dan melakukan pengawasan distribusi barang secara ketat agar tidak terjadi spekulasi maupun penimbunan.
Selain itu, AMAN Aceh juga mendorong pemerintah untuk memperbanyak operasi pasar murah, mempercepat penyaluran bantuan pangan, dan memastikan jalur distribusi ke daerah terdampak tetap terjaga, termasuk dengan dukungan aparat dan lembaga kemanusiaan.
“Penanganan bencana tidak hanya soal evakuasi dan bantuan darurat. Stabilitas harga pangan adalah bagian penting dari perlindungan masyarakat. Kami berharap pemerintah Aceh bertindak cepat dan tegas agar masyarakat kecil tidak semakin tertekan,” tegas Syafyuzal.
AMAN Aceh juga mengajak seluruh pihak untuk bergotong royong membantu korban banjir serta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat memperparah situasi.























































Leave a Review