Katacyber.com | Blangpidie – Bupati Aceh Barat Daya, Dr. Safaruddin, S.Sos., M.SP., secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 161 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi guru dalam sebuah apel yang berlangsung di halaman Kantor Bupati setempat, Rabu, (06/08/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Safaruddin mengungkapkan rasa bangga kepada para guru yang telah resmi dilantik dan disumpah menjadi pegawai PPPK. Ia menyebut hari tersebut sebagai momen istimewa, bukan karena seragam atau prosesi seremonialnya, melainkan karena merupakan bentuk nyata pengakuan negara terhadap peran besar para pendidik.
“Kami tahu, guru selalu hadir di ruang-ruang kelas, membimbing anak-anak murid dengan penuh dedikasi. Guru adalah garda terdepan dalam mendidik, membentuk karakter, serta menumbuhkan semangat dan mimpi bagi generasi anak-anak Aceh Barat Daya,” ungkap Safaruddin.
Ia menambahkan bahwa seorang guru bukan hanya dituntut untuk mengajar, tetapi juga untuk terus mengembangkan diri dan kompetensinya agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.
“Kabupaten Aceh Barat Daya menaruh harapan besar kepada para guru. Kami percaya, transformasi pendidikan bukan hanya soal kurikulum, gedung, atau teknologi, tetapi kuncinya ada pada guru sebagai tenaga pendidik. Oleh karena itu, mari kita jaga amanah ini dengan sepenuh hati, profesionalisme, dan ketulusan,” pesannya.
Safaruddin juga mengajak seluruh guru PPPK untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan meninggalkan perbedaan politik yang sempat terjadi sebelumnya.
“Bekerjalah dengan rasa tanggung jawab. Tinggalkan perbedaan politik selama ini. Mari kita curahkan tenaga dan pikiran untuk membangun negeri kita,” ajaknya.
Menutup arahannya, Safaruddin berpesan agar ke depan tidak ada lagi ASN, PPPK, maupun tenaga honorer yang dijadikan alat politik. Menurutnya, hal tersebut hanya akan merusak persaudaraan di lingkungan aparatur.
“Jangan jadikan status kita sebagai ASN, PPPK, atau honorer sebagai alat politik. Mari kita menjadi pengayom masyarakat dan pionir dalam pembangunan Kabupaten Aceh Barat Daya,” pungkasnya.





















































Leave a Review