Kak Na Datang ke Simeulue, Warga Salur Latun Minta Jalan, Hutan Lindung dan Penerangan

Katacyber.com: Kak Na Kunjungi Salur Latun, Kecamatan Teupah Barat, Simeulue. (Ist)

Katacyber.com | Simeulue – Kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir yang akrab disapa Kak Na, ke Kabupaten Simeulue disambut hangat oleh pemerintah daerah, unsur Forkopimda serta masyarakat. Kehadiran istri Gubernur Aceh tersebut menjadi momen istimewa yang membawa harapan baru bagi masyarakat di daerah kepulauan itu.

Selama tiga hari kunjungannya, Kak Na dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokasi di Kabupaten Simeulue sebagai bagian dari agenda pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.

Pada hari pertama, Selasa, Kak Na mengunjungi Desa Salur Latun, Kecamatan Teupah Barat, untuk melihat langsung potensi kerajinan anyaman yang menjadi salah satu produk unggulan masyarakat setempat.

Hari kedua, ia dijadwalkan mengunjungi TK Negeri Cahaya Hati Lhok Makmur, SD Negeri 7 Lhok Makmur, serta Galeri Pelangi yang berada di lokasi yang sama.

hari ketiga, Kak Na akan melanjutkan kunjungan ke TK Negeri Azzahra Air Dingin dan SD Negeri 7 Simeulue Timur.

Khusus di Desa Salur Latun, kedatangan Kak Na disambut meriah oleh unsur Muspika Kecamatan Teupah Barat bersama Masyarakat setempat, penyambutan dilakukan dengan menampilkan tradisi adat daerah.

Namun, di balik kemeriahan penyambutan tersebut, masyarakat berharap kunjungan itu tidak hanya menjadi agenda seremonial. Warga ingin momentum tersebut menjadi jembatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang telah mereka hadapi selama ini.

Melalui kunjungan Kak Na, masyarakat menitipkan tiga harapan utama yang dinilai sangat mendesak untuk mendapat perhatian Pemerintah Aceh, yakni:
• Pembangunan jalan beraspal menuju desa yang hingga kini diperkirakan masih sekitar 60 kilometer belum tersentuh pengaspalan.
• Penyelesaian persoalan kawasan hutan lindung yang masuk ke pekarangan rumah warga dan menjadi kendala bagi masyarakat.
• Pembangunan lampu penerangan jalan guna meningkatkan keselamatan dan aktivitas masyarakat pada malam hari.
Warga berharap aspirasi tersebut dapat disampaikan kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, sehingga persoalan yang selama ini belum memperoleh solusi dapat menjadi perhatian pemerintah provinsi.

Menurut masyarakat, berbagai upaya telah dilakukan untuk memperjuangkan kebutuhan tersebut. Namun, sejumlah kendala, mulai dari pandemi COVID-19 hingga keterbatasan anggaran daerah, menyebabkan harapan itu belum juga terwujud.
Karena itu, masyarakat memanfaatkan momentum kunjungan Kak Na dengan menyerahkan proposal yang berisi berbagai kebutuhan desa sebagai bentuk ikhtiar agar aspirasi mereka dapat diteruskan kepada Pemerintah Aceh.

“Yang kami harapkan bukanlah janji, melainkan perhatian dan solusi nyata. Kami percaya kehadiran Ibu Kak Na dapat menjadi penyambung suara masyarakat kepada Bapak Gubernur Aceh,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.

Bagi warga Salur Latun, kunjungan tersebut bukan sekadar kunjungan kehormatan. Mereka berharap kehadiran istri orang nomor satu di Aceh menjadi awal lahirnya perubahan nyata bagi desa yang selama puluhan tahun masih berjuang menghadapi keterbatasan infrastruktur dan pelayanan dasar.

Harapan masyarakat pun sederhana, yakni agar kunjungan itu meninggalkan jejak pembangunan yang benar-benar dirasakan, sehingga Desa Salur Latun dapat berkembang sejajar dengan wilayah lain di Aceh.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi